Tanya Jawab Manasik Haji dan Umrah

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam, yaitu rukun Islam ke 5. Setiap muslim di dunia bercita-cita untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah meskipun sekali seumur hidupnya. Tuntunan manasik haji dan umrah perlu diikuti oleh setiap insan muslim dalam rangka mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah fisik ini.

manasik haji dan umrah
Gambar 1. Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah

Guna memberikan kemudahan informasi mengenai tata cara haji dan umrah, maka pada bagian pertama dari tulisan ini akan membahas Tanya jawab seputar pengertian, syarat, rukun, dan wajib haji dalam tajuk tanya jawab manasik haji dan umrah. Berikut adalah beberapa pertanyaan dasar mengenai haji dan umrah beserta jawabannya.

  1. Apakah yang dimaksud dengan ibadah haji?

    Ibadah haji ialah berkunjung ke Batullah (Ka’bah) untuk melakukan beberapa amalan yaitu: wukuf, mabit, thawaf, sa’i, dan amalan-amalan lainnya pada masa tertentu demi memenuhi panggilan Allah swt dan mengharap ridho-Nya.
  2. Apakah yang dimaksud dengan ibadah umrah?

    Ibadah umrah ialah berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan thawaf, sa’i, dan mencukur atau menggunting rambut (tahallul).
  3. Apa yang dimaksud dengan manasik haji dan umrah?

    Manasik haji dan umrah adalah peragaan atau latihan atau simulasi pelaksanaan haji dan umrah sesuai dengan rukun-rukunnya. Kondisi pelaksanaan manasik haji dan umrah dibuat mirip dengan Apakah hukum ibadah haji dan umrah? Hukum ibadah haji dan umrah adalah wajib bagi yang mampu dan dilaksanakan sekali dalam seumur hidup.
  4. Apakah setiap ibadah haji harus digabung dengan umrah?

    Ibadah haji dan ibadah umrah merupakan dua peribadatan yang masing-masing berdiri sendiri. Dengan demikian tidak setiap ibadah haji harus digabung dengan ibadah umrah.
  5. Apa yang dimaksud dengan haji tamattu’?

    Haji tamattu’ ialah melakukan umrah terlebih dahulu kemudian mengerjakan hajinya. Cara ibadah haji ini akan dikenakan dam atau denda.
  6. Apa yang dimaksud dengan haji ifrad?

    Haji ifrad ialah melakukan haji saja. Bagi yang akan melaksanakan umrah wajib atau sunat maka dilaksanakan setelah menyelesaikan hajinya. Umrah tersebut dapat dilaksanakan dengan miqat dari Tan’im, Ji’ranah, Hudaibiyah atau daerah tanah halal lainnya. Haji ifrad ini tidak dikenakan dam.
  7. Apa yang dimaksud dengan haji qiran?

    Haji qiran ialah mengerjakan haji dan umrah dalam satu niat dan satu pengerjaan sekaligus. Cara haji seperti ini wajib dikenakan dam nusuk. Pelaksanaan damnya sama dengan dam pada haji tamattu’.
  8. Apa syarat wajib haji atau umrah?

    Syarat wajib haji atau umrah ada lima yaitu: Islam, Baligh (dewasa), Berakal Sehat, Merdeka (bukan budak atau hamba sahaya), Istitha’ah (mampu).
  9. Apakah yang dimaksud dengan istitha’ah (mampu) dalam ibadah haji?

    Istitha’ah atau mampu dalam ibadah haji adalah sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah saw yaitu bekal dan kendaraan. Yang dimaksud dengan bekal di sini adalah bekal materi, pengetahuan dan kesehatan. Sedangkan yang dimaksud dengan kendaraan adalah sesuatu yang dapat menghantarkan kita melaksanakan ibadah haji. Termasuklah di dalamnya kendaraan, waktu, dan kesempatan.
  10. Ada berapa dan apa saja rukun haji itu?

    Rukun haji ada enam: Ihram (niat), Wukuf di arafah, Thawaf ifadhah, Sa’i, Bercukur atau tahallul, Tertib sesuai dengan tuntungan manasik haji. Apabila tidak melaksanakan salah satu rukun haji tersebut maka hajinya tidak sah.
  11. Ada berapa dan apa saja wajib haji?

    Wajib haji ada enam: Ihram haji dari miqat, Mabid di Muzdalifah, Mabit di Mina, Melontar Jumrah, Menghindari perbuatan yang terlarang dalam keadaan berihram, Thawaf wada’ bagi yang akan meninggalkan Makkah. Apabila meninggalkan salah satu wajib haji, maka hajinya tetap sah namun diharuskan membayar dam. Meninggalkan thawaf wada’ bagi jamaah haji yang uzur (sakit atau sedang haid) tidak dikenakan dam.
  12. Apakah yang dimaksud dengan tertib dalam pelaksanaan ibadah haji?

    Yang dimaksud dengan tertib dalam pelaksanaan ibadah haji ialah melaksanakan ketentuan hukum manasik sesuai dengan aturan yang ada.
  13. Ada berapa dan apa saja rukun umrah?

    Rukun umrah ada lima: Ihram (niat), Thawaf, Sa’i, Bercukur atau tahallul, Tertib. Apabila meninggalkan salah satu rukun umrah, maka umrahnya tidak sah.
  14. Apa yang dimaksud dengan wajib umrah?

    Wajib umrah adalah ihram umrah dari miqat dan tidak melakukan perbuatan atau hal-hal yang diharamkan pada waktu melaksanakan umrah. Apabila meninggalkan wajib umrah, maka diwajibkan membayar dam.
  15. Apa yang dimaksud dengan umrah wajib?

    Umrah wajib ialah umrah yang baru pertama kali dilakukan, disebut juga dengan umratul islam atau umrah yang dilakukan karena nazar.
  16. Apa yang dimaksud dengan umrah sunat?

    Umrah sunat adalah umrah yang dilakukan untuk kedua kali dan seterusnya dan bukan karena nazar.
  17. Apa benar melaksanakan umrah 7 (tujuh) kali sama pahalanya dengan melaksanakan ibadah haji 1 (satu) kali?

    Tidak benar, Karena tidak ada dalil yang mengatakan demikian.
  18. Apakah boleh melakukan umrah berkali-kali sebelum wukuf?

    Diperbolehkan melakukan umrah berkali-kali sebelum wukuf. Namun guna menjada kondisi kesehatan dalam rangka persiapan wukuf sebaiknya tidak melakukan umrah berkali-kali pada waktu tersebut. Rasulullah saw sendiri melakukan empat kali umrah dalam empat tahun yang berbeda.
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tanya Jawab Manasik Haji dan Umrah"

Post a Comment